Sukabumi – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra Dapil I H. Asep Rizwan Effendi menggelar reses ketiga tahun sidang 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Cikelat, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin, 26 Oktober 2026, pukul 13.00 WIB.
Dalam reses tersebut, H. Asep Rizwan menyampaikan edukasi kepada warga soal pentingnya perizinan. Ia secara khusus menyoroti perizinan tower provider yang banyak berdiri di wilayah Kecamatan Cisolok.
Warga Keluhkan BPJS Tidak Aktif
Selain soal perizinan, warga Cikelat juga menyampaikan keluhan terkait layanan kesehatan. Keluhan tersebut berkaitan dengan BPJS Kesehatan yang tidak aktif saat akan berobat.
Oleh karena itu warga meminta anggota dewan memperjuangkan persoalan tersebut. Sebab kondisi BPJS yang tidak aktif menghambat akses layanan kesehatan.
” Masyarakat Cikelat menyampaikan keluhan terkait BPJS yang tidak aktif. Ini akan kami perjuangkan,” ujar H. Asep Rizwan di hadapan warga.
Pemuda Minta Sarana Olahraga
Di sisi lain, aspirasi juga datang dari kalangan pemuda. Melalui Ketua Karang Taruna Desa Cikelat, pemuda mengajukan permohonan sarana dan prasarana olahraga. Mereka berharap fasilitas tersebut dapat menunjang aktivitas kepemudaan dan kegiatan positif masyarakat.
Selanjutnya aspirasi tersebut mendapat tanggapan langsung dari anggota dewan. Ia berkomitmen membawa semua masukan ke tingkat DPRD.
Aspirasi Akan Dibawa ke Komisi Terkait
Menanggapi hal tersebut, H. Asep Rizwan Efendi menegaskan akan membawa aspirasi warga ke komisi terkait di DPRD Kabupaten Sukabumi. Dengan demikian keluhan dapat segera mendapat tindak lanjut.
“Ajuan dari masyarakat Cikelat tentang keluhan BPJS yang tidak aktif dan sarana prasarana olahraga akan kami sampaikan ke Komisi yang membidanginya agar segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Sementara itu reses berlangsung secara dialogis. Warga, pemuda Karang Taruna, serta aparat desa setempat hadir dalam kegiatan tersebut. Bahkan diskusi berjalan aktif hingga akhir acara.
